![]()
- Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2011
Baca Buku
- Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2010
Baca Buku- Statistik Daerah Nusa Tenggara Timur 2010
![]()
- 1 Januari 2012: Persentase penduduk miskin Provinsi NTT pada periode Triwulan III September 2011 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode Triwulan I Maret 2011, yaitu dari sebesar 21,23 persen menjadi 20,48 persen. Selengkapnya...
- 1 Januari 2012: Nilai ekspor nonmigas Propinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Oktober 2011 sebesar US$ 581.916 dengan volume sebesar 2.320.034 kg naik 29,11 persen dibanding ekspor bulan September 2011 (US$ 450.708). Angka sementara ekspor nonmigas NTT bulan November 2011 sebesar US$ 507.880. Selengkapnya...
- 1 Januari 2012: Tingkat Penghunian Kamar Hotel (TPK) bintang di NTT pada bulan Nopember 2011 sebesar 45,96 persen, mengalami kenaikan 7,17 poin dibanding TPK bulan Oktober 2011. Selengkapnya...
- 1 Januari 2012 : NTP Nusa Tenggara Timur tercatat sebesar 103,24; yang mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen bila dibandingkan dengan bulan November 2011. Selengkapnya...
- 7 November 2011: Tingkat pengangguran terbuka Nusa Tenggara Timur 2,69%. Selengkapnya...
- 7 November 2011: Pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur triwulan III 2011 tumbuh 2,78 persen. Selengkapnya...
- 1 November 2011: Hasil Pendataan Sapi Potong, Sapi Perah, dan Kerbau (PSPK) 2011; Populasi sapi potong NTT mencapai 778,6 ribu ekor; sapi perah 32 ekor, dan kerbau 150,0 ribu ekor. Selengkapnya...
- 1 November 2011: Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) Triwulan III Tahun 2011 di NTT menurun sekitar -0,47 persen. Selengkapnya...
- 1 November 2011: Produktifitas jagung diprediksikan menurun sebesar 20,9 % di tahun 2011. Selengkapnya...

No. 01/01/53/Th. XV, 2 Januari 2011
Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi
Bulan Desember 2011 Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami Inflasi sebesar 1,95 persen
- Pada bulan Desember 2011, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 1,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 139,51. Dari dua kota IHK di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 2,19 persen dan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,73 persen.
- Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada semua kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, kelompok perumahan, air. Listrik, gas dan bahan bakar, kelompok sandang, kelompok kesehatan, dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan.
- Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang naik sebesar 3,68 persen.
- Laju inflasi Nusa Tenggara Timur menurut tahun kalender (Januari-Desember 2011) dan laju inflasi year on year (Desember 2011 terhadap Desember 2010) masing-masing sebesar 4,68 persen.
- Dari 66 kota IHK, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kupang, 2,19 persen dengan IHK 138,37 dan terendah terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,02 persen dengan IHK 129,86.
- Selama tahun 2011, inflasi tertinggi terjadi pada Kota Bima, sebesar 7,19 persen, diikuti oleh Kota Singkawang dan Maumere dengan inflasi masing-masing 6,72 persen dan 6,59 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Manado, yakni sebesar 0,67 persen.
Untuk membaca berita selengkapnya. Klik disini.


























